Senin, 14 September 2015
Semangat baru KOHATI
jayalah kohati, jayalah HMI
teriring salam dan doa senantiasa kita haturkan kepada Allah SWT yang telah banyak melimpahkan rahmatnya kepada kita semua. Amiin, atas rahmat yang kuasa lah setapak demi tapak kita mampu meleawati derasnya aliran kehidupan dunia yang memang semakin dipenuhi oleh rasa kemudahan dan kenikmatan yang sebegitu indahnya sehingga kita mungkin lalai bahwa kita telah dimanjakan itu semua dan lupa bahwa pada hakikatnya kita ini diturunkan Tuhan ke muka bumi ini untuk memimpin, bukan hanya menjadi seorang pemimpi.
dalam momen Milad Kohati yang ke49 ini mari kita bersama-sama membuka mata kita bahwa perempuan bukan hanya menjadi makhluk nomor dua yang berarti harus dikesampingkan, namun perempuan adalah makhluk terindah Tuhan yang seharusnya menjadi teman sandingan para lelaki, dimanapun, kapanpun dan memang seharusnya ada untuk jadi teman gandengan para kaum lelaki.
Sekejap mari kita pejamkan mata, mari kita berpikir, bagaimana keadaan para perempuan sekarang, menjadi ibu rumah tangga yang senantiasa melayani suami? menjadi wanita karir yang seolah dunia ini hanya ada waktu untuk diri para perempuan sendiri? menjadi wanita sosialita yang 3 kali seminggu pergi ke pusat perbelanjaan, 2 kali seminggu pergi arisan, 4 kali seminggu pergi ke pusat perbelanjjan, dan itu ia lakukan demi kepuasan pribadi.. Tuhan, sebegitu idealiskah para perempuan saat ini?
mari kita buka pemikiran kita dan sejenak melihat perempuan masa lalu yang sering kita elu elukan namanya, Kartini, iya, Ibu kita Kartini adalah seorang perempuan yang mempunyai semangat tinggi untuk memajukan pendidikan anak anak desa, itu adalah wujud kepeduliannya terhadap masyarakat kecil, karena pada dasarnya kita ada untuk masyarakat, sekelompok individu yang mendiami wilayah tertentu. mereka membutuhkan sebuah perubahan, bukan hanya sebuah janjian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar